Developer Spider-Man 2 Kena Hack, Cuplikan Game Wolverine Ikut Bocor



Jakarta

Insomniac, developer di balik game Spider-Man 2, menjadi korban serangan ransomware oleh kelompok hacker Rhysida. Data internal perusahaan, termasuk cuplikan game Wolverine yang belum dirilis, dibocorkan di forum dark web.

Rhysida awalnya meretas Insomniac pada 12 Desember lalu. Mereka langsung melelang data Insomniac di forum dark web dengan nilai 50 bitcoin atau sekitar USD 2 juta dengan tenggat waktu pada 19 Desember.

Setelah tenggat waktunya lewat dan tidak ada yang menawar, Rhysida langsung membocorkan data penting terkait game Wolverine yang belum dirilis serta data pribadi karyawan Insomniac, termasuk hasil scan paspor. Belum diketahui apakah data paspor tersebut benar-benar milik karyawan Insomniac.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut laporan Cyber Daily, kelompok hacker Rhysida sudah merilis data sebesar 1,67 TB yang terdiri dari 1,3 juta file. Selain desain level dan material karakter dari game Wolverine, bocoran ini juga mencakup beberapa presentasi internal perusahaan tentang game Insomniac dan Sony yang belum dirilis, screenshot dokumen internal, dan rincian biaya marketing dan pengembangan game.

Wolverine kabarnya akan menjadi game pertama di trilogi game X-Men yang akan dirilis pada 1 September 2025. Game kedua dan ketiga di trilogi ini yang belum diketahui judulnya kabarnya akan dirilis pada tahun 2029 dan 2033.

Bocoran ini juga menyebutkan game Spider-Man ketiga, game dengan Venom sebagai karakter utama, dan game baru di franchise Ratchet and Clank, seperti dikutip dari The Verge, Rabu (20/12/2023).

Saat Ryhsida mengumumkan peretasan tersebut pada pekan lalu, Sony mengatakan pihaknya sudah menyelidiki insiden ini. Mereka meyakini tidak ada divisi Sony atau SIE lainnya ikut terdampak.

Kepada Cyber Daily, juru bicara Rhysida mengatakan mereka berhasil membobol sistem Sony dan Insomniac dalam 25 menit. Juru bicara Rhysida juga memberi nasihat kepada Sony untuk memulai investigasi di halaman belakangnya sendiri.

Developer video game belakangan ini memang sering menjadi sasaran hacker. Cuplikan Grand Theft Auto VI sempat bocor tahun lalu setelah di-hack oleh kelompok hacker Lapsus$. Developer Cyberpunk 2077 yaitu CD Projekt, Bandai Namco, dan Riot Games juga pernah menjadi korban serangan hacker.

Simak Video “BSSN Bicara soal Perkembangan Pencarian Hacker Bjorka
[Gambas:Video 20detik]

(vmp/fay)

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *